Begini Cara Nego Gaji yang Benar

Mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan keinginan tentu menjadi harapan setiap orang. Tentu banyak usaha untuk bisa dapatkan ditengah persaingan banyak orang. Mulai dari mengikuti test tertulis, tentu saat dinyatakan lolos kamu akan masuk ke tahapan selanjutnya. Yaitu test wawancara, disini tentu banyak pertanyaan seputar pengalaman, motivasi, langkah kedepannya hingga nego gaji yang tentu perlu disampaikan secara baik. Apalagi untuk para fresh graduate yang diberikan penawaran gaji perdana, apa yang akan dilakukan untuk hal ini? Apakah kamu akan menerima angka yang ditawarkan atau melakukan negosiasi untuk mendapatkan gaji yang lebih besar.

Jika ditanya soal gaji, tentu apa yang didapatkan sesuai dengan ekspektasi kamu. Kebanyakan orang memang menyarankan untuk melakukan negosiasi. Namun hal tersebut bagi sebagian orang merupakan keputusan yang salah. Memang dapat dipahami tidak semua orang sepakat akan keputusan yang didapatkan, apalagi soal gaji sangat sensitif.

Dalam hukum bernegosiasi gaji dengan pihak HRD ini memang membutuhkan trik tersendiri agar nominal gaji yang kamu harapkan bisa sesuai dan tidak salah langkah. Namun bagaimana caranya? Apalagi para fresh graduate yang tentu belum memiliki skill lebih untuk bernegosiasi dengan HRD. Jika kamu bingung cara nego gaji yang benar, berikut tipsnya :

Jangan Minta Naik Gaji Terlalu Awal

Dari berbagai survey, perempuan lebih sedikit melakukan negosiasi dibandingkan laki-laki dan tentu dampaknya menghasilkan pendapatan yang lebih kecil. Namun, meminta kenaikan gaji di awal tentu sebuah penawaran yang bisa membuat kamu dianggap serakah. Sebetulnya HRD pun sudah memperhitungkan skill yang kamu miliki dengan gaji yang diberikan.

Namun kebanyakan orang memang ingin mendapatkan sesuai yang diharapkan. Yakinkan pada diri sendiri, jika kamu bekerja dengan tanggung jawab dan maksimal, upah akan sejalan dengan performa kerja kamu. Karena jika kamu terlalu ambisius, bisa jadi merusak karir kamu. Untuk itu posisikan diri kamu, apakah kamu sudah layak untuk naik gaji atau belum dan apakah gaji yang diharapkan sudah sesuai dengan skill yang kamu miliki atau belum.

Atur Pertemuan dengan Bos Setiap 6 Bulan Sekali

Daripada kamu meminta kenaikan gaji di awal, sebaiknya aturlah pertemuan mu dengan atasan enam bulan setelah kamu mulai bekerja. Dari pertemuan itu kamu bisa yakinkan ke atasan mengenai tujuan kamu tentang bagaimana kontribusi pada kesuksesan tim yang telah kamu capai. Jelaskan juga bukan hanya soal keberhasilan saja tetapi juga kamu telah melakukan sesuatu yang lebih dari seharusnya. Dengan menunggu beberapa bulan akan menambah waktu agar atasan kamu bisa mengakui jika gaji kamu saat ini harus disesuaikan juga dengan performa kerja. Sekaligus juga tambah alasan untuk kenaikan gaji kamu inginkan. Dan bahkan terbuka pula kemungkinan kamu bisa mendapatkan kenaikan gaji yang lebih tinggi. Pada dasarnya tanamkan pada diri kamu saat masuk dengan niatan yang baik, lakukan pekerjaan secara sungguh-sungguh. Dan dalam beberapa waktu kedepan, kamu akan menuai hasil yang terbaik.

Dari penjelasan di atas tentu sangat bermanfaat untuk kamu, apalagi yang fresh graduate. Bagi kamu yang merantau ke kota lain, carilah kost yang nyaman dan ideal untuk ditempati. Kamu bisa mencarinya melalui mamikos.com. Sebagai aplikasi yang menyajikan informasi pencarian kost terlengkap, mamikos memberikan fitur menarik yang bisa mempermudah kamu dalam mengakses. Bukan hanya kost saja, mamikos juga memberikan informasi seputar lowongan pekerjaan. Kamu bisa dapatkan lowongan kerja part time jogja.